Gelar Psikolog Tuh Gimana Sih Dapetinnya  : Anakui

Gelar Psikolog Tuh Gimana Sih Dapetinnya?
by Cindy Rachma Muffidah
Ketika kamu memutuskan untuk menjadi mahasiswa psikologi, orang-orang di sekitarmu mulai berpikir bahwa kamu otomatis akan menjadi seorang psikolog. Makanya, gak heran kalau banyak dari mereka yang suka curhat sembarangan berharap kita memiliki kemampuan (dan juga kemauan) untuk mendengarkan permasalahan mereka.

Padahal, seorang mahasiswa sarjana belum dibekali kemampuan yang cukup untuk menjadi seorang psikolog. Anggapan bahwa gelar psikolog dapat diperoleh secara langsung setelah kamu lulus sarjana tidaklah benar. Menjadi seorang psikolog bukanlah hal yang mudah. Banyak ujian seleksi yang harus ditempuh sebelum kamu dianugerahi gelar M.Psi.

Universitas Indonesia sendiri menawarkan gelar program studi psikologi profesi untuk kalian yang berminat menjadi seorang psikolog. Jika kamu membaca dua artikel sebelumnya yaitu Magister Sains Psikologi dan juga Magister Psikologi Terapan, kamu akan paham bahwa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia menawarkan berbagai program yang bisa kamu pilih ketika kamu ingin melanjutkan studi di Fakultas Psikologi UI.

Meski demikian, khusus untuk gelar dan izin praktik psikolog, hanya bisa kamu dapatkan di jurusan magister profesi. Dalam jurusan magister profesi di Fakultas Psikologi UI, terdapat tiga peminatan yaitu Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Klinis dan Psikologi Pendidikan dengan ciri khasnya masing-masing.

Untuk persyaratan, sebagai mahasiswa baru, kamu harus:

Memiliki gelar Sarjana Psikologi (S.Psi) dengan IPK minimal 2.75 yang diperoleh dari Universitas dengan akreditasi minimal B.
Memiliki ijin belajar dari instansi tempat bekerja jika bekerja
Berbadan sehat yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter, serta kondisi fisik dan psikis yang tidak menghambat mahasiswa untuk mengikuti kegiatan kuliah dan praktek lapangan.
Melakukan registrasi administrasi.
Mengikuti ujian seleksi masuk Program Studi Psikologi Profesi yang diselenggarakan oleh UI.
Melampirkan 2 (dua) surat rekomendasi dari pembimbing akademik dan pembimbing skripsi. Bagi yang telah bekerja, melampirkan surat rekomendasi dari atasan di tempat kerja.
BACA JUGA: Mau Lulus SIMAK UI? Yuk Simak 5 Tips Ini

Proses Seleksi
Seperti yang kamu ketahui, tentunya harus mengikuti seleksi SIMAK UI untuk Pascasarjana dulu dong! Nah, SIMAK UI untuk Pascasarjana ini agak berbeda dari SIMAK UI Sarjana. Soal-soal yang diuji berupa TPA dan Bahasa Inggris. TPA-nya memiliki sistem penilaian +4 untuk jawaban benar dan -1 untuk jawaban salah.

Untuk soalnya sendiri, terdiri dari verbal, analogi, dan numerik. Sementara untuk bagian Bahasa Inggrisnya, kurang lebih mirip dengan yang diujikan dalam TOEFL. Meski lebih kompleks dan berat topik yang dibahas. Eitts.. gak cuma sekedar seleksi jalur SIMAK, calon mahasiswa juga harus mengikuti seleksi tahap 2, yaitu wawancara dan psikotes.

Kegiatan

Kuliah berlangsung selama 5 semester, yang terdiri dari:

Semester 1: Kuliah kemagisteran
Semester 2: Persiapan Praktik Kerja Profesi Psikologi
Semester 3: Praktik Kerja Profesi Psikologi
Semester 4: Praktik Kerja Profesi Psikologi
Semester 5: Penyusunan tesis
Publikasi Ilmiah
Ujian Kompetensi Psikolog oleh Himpunan Psikologi Indonesia

Sumber :